TERNYATA lilin tidak hanya sebagai sumber penerangan tetapi juga bisa digunakan sebagai terapi karena unsur cahayanya. Cahaya lilin dapat membentuk pikiran yang sangat kuat saat seseorang terhubung dengannya. Warna cahayanya mendatangkan efek-efek penyembuhaan, sehingga pemilihan warna lilin sangat penting dalam proses ini. Saat lilin dinyalakan, energi cahaya dan warnaya memancar dan menyebar ke atmosfir, lalu diserap penderita. Paling tidak cahayanya berpengaruh pada orang di sekelilingnya.
Tiap warna pada setiap lilin memiliki arti yang digunakan untuk tujuan tertentu. Seperti warna merah yang menyimbolkan cinta dan kesehatan serta ambisi yang besar. Warna merah simbol nafsu dan potensi seksualserta seks merupakan ekpresi kekuatan hidup.
Warna-warna cahaya lilin memiliki frekwensi yang berbeda-beda. Saat digabungkan dengan kekuatan pikiran dan doa, energi cahayanya bisa menyembuhkan berbagai penyakit melalui penyelarasan pada saat energi (cakra-cakra).
Menurut DejaAllison, seorang praktisi terapi lilin dari AS, lilin yang digunakan untuk terapi, sebaiknya dibersihkan dulu dengan minyak seperti minyak zaitun atau parfum.
AP Pos
DIarsipkan di bawah: Kesehatan | Ditandai: Energi, terapi lilin