DUJIANGYANG-Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Tiongkok sudah hampir 12.000 jiwa. Sedangkan ribuan orang belum diketahu nasibnya, sehari setelah gempa bumi berkekuatan 7,8 skala richter itu menghancurkan provinsi Sichuan Senin (12/5) siang.
Jumlah korbasn tewas itu menjadikan gempa Schuan sebagai bencana alam terdasyat di Tiongkok dalam tiga dekade terakhir. Media milik pemerintah Xinhua News Agency menyebutkan jumlah korban tewas 12.000 jiwa hanya di Provinsi Sichuan. Diperkirakan masih ada sekitar 18.645 orang yang terkubur reruntuhan bangunan di Mianyang, kota terdekat dengan pusat gempa. Media lokal The Sichuan Daily melaporkan dalam situsnya 26.000 orang terluka dan tertimbun reruntuhan bangunan di kota Miayang.
Jumlah korban tewas dan luka itu dikawatirkan bisa mencapai dua kali lipat karena beberapa daerah di pinggiran Sichuanyang juga hancur akibat gempa belum terjangkau oleh regu penolong.
Perdana Mentri ((PM) Wenjiabaoyang sudah berada dilokasi bencana sejak Senin malam terus berkeliling memantau kerja tim penyelamatkorban. orang kuat nomor dua di Tiongkok itu selalu membungkuk tiga kali (sebagai tanda berduka) di depan mayat yang telah dikeluarkan dari reruntuhan.
Bersama PM Wen para petugas penolong dan tentara yang dikerahkan pemerintah bekerja siang dan malam mengangkat mayat-mayat dari sekolah, pabrik, dan rumah yang hancur.
“Tidak satu menin pun disia-siakan,” kata Wen seperti terlihat pada tayangan televisi. “satu menit, satu detik, bisa berarti satu nyawa anak-anak,” tegasnya. Hujan yang menguyur sebagian Sichuan kemarin membuat gerak regu penolong untuk menyelamatkan korban yang masih di reruntuhan agak terlambat.
sementara itu, Presiden Tiongkok Hu Jintao menegaskan, persoalan gempa akan menjadi prioritas pemerintahnya. Berbicara pada rapat politbiro, dia mengatakan telah memerintahkan pengerahan segala upaya untuk menolong yang terluka.
menyusul komitmen petinggi pemerintah, Wakil Menteri Urusan Sipil LuoPingfei mengatakan, pemerintah telahj mengalokasikan dana 360 juta yuan (Rp 479,964 miliar) untuk proses evakuasi korban diluar program recovery kota-kota di wilayah Sinchuan. Segera setelah gempa terjadi, luo Pingfei menyebutkan 60.600 tenda langsung dikirimkan ke lokasi bencana.
Dari data pemerintah, korban tewas sudah mencapai 11.921 jiwa.
Kawasan terparah, dari laporan yang diterima oleh pemerintah, adalah Wenchuan wilayah perbukitan dengan 112.000 penduduk yang berjarak 100 km dari Chengdu, ibu kota Sichuan. Sekitar 900 orang terkubur dibangunan tiga lantai yang hancur di Dujiangyan, diantara 420 siswa yang bersekolah, yang selamat tidak sampai 100 anak-anak tulis Xinhua (AP/CNN/Rtr/Kim)
DIarsipkan di bawah: Lingkungan | Ditandai: Add new tag, Korban Gempa, Korban Gempa Tiongkok
KIAMAT SUDAH DEKAT MASSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS……..