Zamrud khatulistiwa itulah julukan bagi pulau Kalimantan dan ikon nusantara di mata dunia yang dilewati garis khatulistiwa merupakan pulau terbesar kedua setelah pulau Greenland. Luas wilayah Kalimantan sendiri 743.330 km2 dengan titik koordinat 1000’ LU 144000’BT, memiliki titik tertinggi dengan gunung kinibalu 4.095 km yang terletak di wilayah Kalimantan utara dengan demografinya populasi penduduk di Kalimantan pada tahun 2000 mencapai 16 juta orang dengan kepadatan penduduk sekitar 22 orang per km2.
Secara administrasi Kalimantan terbagi atas tiga wilayah yang pertama yaitu Indonesia yang mencakup Kalimantan barat, Kalimantan tengah, Kalimantan timur dan Kalimantan selatan. kedua yakni Malaysia yang terletak di wilayah utara pulau Kalimantan yang mencakup sabah dan Sarawak. Dan yang ketiga adalah brunei Darussalam yang seluruh wilayahnya berada di pulau ini.
Kalimantan menurut Crowfurd dalam bukunya “Descriptive Dictionary of the Indian island” (1856), kata Kalimantan adalah nama sejanis mangga sehingga pulau Kalimantan terkenal dengan mangganya, namun beliau juga menambahkan bahwa nama itu berbau dongeng dan tidak popular. Sedangkan menurut C.Hose dan Mc Dougall menyebutkan bahwa kata Kalimantan berasal dari enam golongan suku-suku yang berada di pulau Kalimantan yakni dayak laut (Iban),Kayan,Kenya,Klemantan,Munut,dan Punan.Dalam karangannya, Natural Man a Record from Borneo (1926), C.Hose menjelaskan bahwa klemantan adalah nama baru yang digunakan oleh bangsa Melayu.Dalam bukunya Sriwijaya (LKIS 2006), Prof. Dr. Slamet Muljana mengatakan bahwa kata Kalimantan bukan berasal dari kata melayu asli tetapi kata pinjaman sebagaimana halnya kata Malaya, melayu yang berasal dari India(Malaya berarti gunung). Kalimanta atau klemantan berasal dari kata sanskerta, kalamanthana yaitu pulau yang udaranya panas atau membakar.
DIarsipkan di bawah: Lingkungan | Ditandai: firdaus, firdaus yang hilang, kalimantan firdaus yang hilang